Minggu, 21 Februari 2021

cara konfigurasi ntp server di Debian 9

 

Senin, 22 Februari 2020

Hallo semuanya,

Assalamualaikum Wr.Wb, pertama perkenankan saya untuk mengucapkan terimakasih kepada Allah SWT karenanya saya bisa menyelesaikan penulisan blog ini tanpa hambatan yang berarti, kepada orang tua saya yang telah mensuport saya untuk terus bersemangat dan pantang menyerah, kepada Bu waris handayani selaku pembimbing mata pelajaran PAAS, serta teman-teman saya yang berperan ambil andil dalam penulisan blog saya kali ini.

Di pertemuan ke tiga kali ini saya akan membahas gimana sih cara konfigurasi NTP server di Debian 9??, bila teman-teman ingin mengetahui tentang pengertian, manfat maupun cara kerja dari ntp bisa kunjungi di web saya putricholifatul.blogspot.com oke tidak perlu lama-lama langsung saja ke langkah pertama.

1. Buka software Virtualbox-nya. Kemudian login. Jika sudah tampilannya akan seperti    ini.


2. Selanjutnya klik →activies yang ada di pojok sebelah kiri. Masukkan kata ‘terminal’ dibagian    kolom pencarian.


3. Kemudian  setelah itu kita harus login terlebih dahulu, dengan mengetikkan kata ‘su’ beserta dengan passwordnya.


4. Langkah ke empat, ketikkan perintah →apt-get install ntp

5. Tunggu hingga proses penginstalan selesai. Nantinya akan muncul pemberitahuan seperti dibawah ini. Tinggal kita masukkan perintah y, tekan enter.

 6. Jika sudah selesai, tinggal kita masukkan CD  debiannya. Dengan cara klik dibagian → devices, selanjutnya akan ada beberapa pilihan kita pilih yang → optical drives, kemudian pilih dan klik→debian -9.2.-1 –amd64-DVD-1.iso. Tekan enter. Tunggu hingga prosesnya selesai.

 7. Langkah ketujuh, setelah proses penginstalan NTP selesai, kita akan melakukan perestart-an dengan memasukkan perintah /etc/init.d/ntp restart. Jika sudah, kita akan konfigurasi NTP server. Kita tinggal memasukkan perintah nano/etc/ntp.conf.

8. Di langkah ini, kita akan melakukan perubahan dibagian debian dan pool. Debian kita rubah menjadi id, karena kita masuk di zona indonesia. Dan pool kita rubah menjadi server.

Pool 0.debian.pool.ntp.org iburst

Pool 1.debian.pool.ntp.org iburst

Pool 2.debian.pool.ntp.org iburst

Pool 3.debian.pool.ntp.org iburst

Kita ganti menjadi:

Server 0.id.pool.ntp.org iburst

Server 1.id.pool.ntp.org iburst

Server 2.id.pool.ntp.org iburst

Server 3.id.pool.ntp.org iburst

 

9. Lalu di baris ke 48 masukkan network range untuk memperbolehkan request NTP dari client ke server, restrict 192.168.123.0 mask 255.255.255.0 notrust seperti gambar di bawah ini. Untuk menyimpan perubahan cukup tekan ctrl+x lalu y dan enter.


10. Selanjunya kita akan merestart ntp server dengan menggunakan perintah /etc/init.d/networking restart. Tekan enter.

 11. Jangan lupa kita juga harus melakukan penginstalan paket ntp date dengan memasukkan perintah apt-get install ntpdate.

12. Langkah ke dua belas, kita kan melakukan pengeceka NTP. Untuk melakukannya cukup masukkan perintah ntq –p.

13. Yang terakhir, untuk mensinkronkan dengan NTP yang terdekat, kita hanya menggunakan perintah ntpdate –u(ip server). Misal, ntpdate –u 192.168.1.27.

            Pepatah mengatakan bahwa ilmu yang tidak diamalkan bagaikan pohon yang tak berbuah. Begitu juga dengan setitik pengetahuan yang telah kita dapatkan dari web ini. Dengan mengetahui pengertian, manfat, cara kerja hingga cara konfigurasi NTP-nya, kita akan lebih mengetahui tentang NTP server. Akhir kalimat saya ucapkan mohon maaf setulus-tulusnya bila ada salah penulisan kata maupun gelar nama. Wassalamualikaum Wr.Wb

 

 

  LAPORAN KONFIGURASI ROUTING DINAMIS (RIP) DISUSUN OLEH : 1.    Putri Cholifatul Mukarromah       (27) 2.    Vania Hidayatus Sholik...